Nama : Ferry Lianto
NBI : 1461404766
Kelas : E8
Praktikum : Dasar Komputer
1. Alamat IP (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP Address) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet.Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.
2. Pengertian topologi jaringan adalah suatu tehnik untuk
menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya yang merangkai menjadi
sebuah jaringan, dimana penggunaan topologi jaringan didasarkan pada biaya,
kecepatan akses data, ukuran maupun tingkat konektivitas yang akan mempengaruhi
kualitas maupun efiensi suatu jaringan.
Ada bermacam macam topologi jaringan komputer yang banyak di
gunakan saat ini antara lain adalah :
·
Topologi Bus
·
Topologi Ring
·
Topologi Star
·
Topologi Mesh
·
Topologi Linear
masing-masing
jenis topologi ini mempunyai kelebihan dan kekurangannnya sendiri.
3. Protokol dalam suatu jaringan adalah sebuah aturan atau
standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan
perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat
diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya.
Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.
Protocol digunakan untuk menentukan jenis layanan yang akan dilakukan pada
internet.
Macam – macam protocol dalam jaringan :
a. TCP/IP (Transmission Control Protocol / Internet
Protocol)
Adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas
internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di
dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena
memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite).
b. Point-to-Point Protocol
Point-to-Point Protocol (sering disingkat menjadi PPP)
adalah sebuah protokol enkapsulasi paket jaringan yang banyak digunakan pada
wide area network (WAN). Protokol ini merupakan standar industri yang berjalan
pada lapisan data-link
c. Domain Name System (DNS)
Adalah distribute database system yang digunakan untuk
pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan TCP/IP
(Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada
aplikasi yang terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS
membantu memetakan host name sebuah komputer ke IP address.
d. Serial Line Internet Protocol (SLIP)
Serial Line Internet Protocol dianggap berkaitan erat dengan
pengertian berikut Disingkat dengan SLIP. Sebuah protokol yang memungkinkan
pemindahan data IP melalui saluran telepon. Alat bantu lainnya dalam SLIP
adalah PPP yang mendeteksi kesalahan dan konfigurasi. Sistem ini memerlukan
satu komputer server sebagai penampungnya, dan secara perlahan-lahan akan
digantikan oleh standar PPP yang memiliki kecepatan proses lebih tinggi.
e. FTP ( File Transfer Protocol )
FTP ( File Transfer Protocol ) adalah sebuah protocol
internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk
pentransferan berkas (file) computer antar mesin-mesin dalam sebuah
internetwork. FTP atau protocol Transmission Control Protocol (TCP) untuk
komunikasi data antara klien dan server, sehingga di antara kedua komponen
tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum transfer data dimulai.
4. Perbedaan Modem, Hub dan Switch
Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator.
Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal
pembawa (Carrier) dan siap untuk dikirimkan, sedangkan Demodulator adalah
bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari
sinyal pembawa (carrier) yang diterima sehingga informasi tersebut dapat
diterima dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem
adalah alat komunikasi dua arah. Fungsi modem yaitu untuk mengubah sinyal
digital menjadi sinyal suara dan juga sebaliknya.
Hub : Sebuah perangkat terminal koneksi umum dalam jaringan.
Hub umumnya digunakan untuk menghubungkan segmen LAN. Hub berisi beberapa port.
Ketika sebuah paket tiba di satu port, port tersebut dicopy ke port lainnya sehingga
semua segmen LAN dapat melihat semua paket.
Switch : Pada jaringan, perangkat berupa filter dan paket
antara segmen LAN. Switch beroperasi pada lapisan data link (layer 2) dan
kadang-kadang lapisan jaringan (lapisan 3) dari OSI Reference Model dan karena
itu mendukung protokol paket. LAN yang menggunakan switch untuk bergabung ke
segmen yang di tentukan untuk mengaktifkan LAN atau, dalam kasus jaringan Ethernet,
Ethernet LAN diaktifkan.
Masing-masing berfungsi sebagai koneksi sentral untuk semua peralatan
jaringan dan menangani tipe data yang dikenal sebagai bingkai.Bingkai membawa
data Anda, ketika bingkai diterima, hal itu diperkuat dan kemudian
ditransmisikan ke port dari PC tujuan. Perbedaan besar antara ketiga perangkat
adalah metode frame yang disampaikan.



